Millenial: Tonggak Penerus Dunia

Millenial: Tonggak Penerus Dunia

Bergerak di era serba digital bukan hal yang mudah. Adaptasi etos kerja, perubahan piranti hingga pergeseran kultur dan budaya menjadi sorotan. Banyak istilah serta beragam inovasi muncul setelah adanya revolusi industri.

Saat ini, kita sering mendengar istilah ‘millenial’ yang lebih sering ditunjukkan untuk muda-mudi kelahiran 1980-2000 atau sering disebut juga dengan istilah generasi Y. Mengapa hal ini menjadi penting untuk dimengerti belakangan ini?

Jumlah populasi Milenial sekitar 2,5 miliar di seluruh dunia telah menarik perhatian global, kita dituntut untuk lebih memahami tentang generasi ini dari berbagai perspektif.  Seperti dari sudut pandang bisnis, baik sebagai pasar, juga sebagai jumlah tertinggi angkatan kerja pada tahun 2020, dan jumlahnya akan meningkat hingga 2030 yang secara presentase menginjak angka 50% tenaga kerja pada 2020, dan 75% tenaga kerja pada 2030 apabila ditinjau secara global.

 

Inilah bagian menariknya. Bagaimana kita mengoptimalisasi generasi milenial dalam ranah pekerjaan, terutama dalam bisnis start-up yang di era digital ini semakin digandrungi serta dianggap efektif nan efisien. Untuk memahami kaum millenial ini butuh waktu seumur hidup (Karena penulis juga seorang milenialis haha). Generasi Y umumnya mudah beradaptasi, namun cepat berubah. 

 

Majalah TIME yang diterbitkan tanggal 20 Mei tahun 2013 , menyematkan bahwa generasi millenial itu sebagai sosok yang “pemalas, narsis, namun memiliki peran amat penting dalam keterlibatnnya sebagai punggawa di era digital.” mengapa? karena kami, akan menjadi rekan kerja anda dengan sejuta kreasi dan potensi yang masih belum tereksplorasi.

 

Terlepas dari segala peniliaian, generasi Y juga memiliki hal positif yakni kepercayaan diri, bahwa dimanapun kami berada, kami bisa menjadi pemimpin yang baik.

 

Bagaimanapun, setiap generasi membawa angin segar perubahan dalam peradaban, dan tidak terkecuali pada generasi sebelumnya. Dan bagi milenialis, keseimbangan hidup adalah yang terpenting. Bagaimana caranya kita tetap bekerja dan meraih berbagai tujuan sembari menikmati kehidupan yang sedang dijalani. 

 

Untuk mengoptimalisasinya, tergantung dari bagaimana sudut pandang anda dalam membacanya.

Karena sejatinya kehidupan selalu saling berkesinambungan.