Pentingnya Brand Engagement Melalui Sosial Media

Pentingnya Brand Engagement Melalui Sosial Media

November 2019, masih banyak orang sering salah mengartikan fungsi dari sosial media dalam berbisnis. Pada beberapa Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia misalnya. Bisnis dalam skala lokal ini benar-benar hanya berfokus pada Instagram, facebook, dan twitter sebagai wadah untuk berpromosi dan bertransaksi.

Sejatinya, sosial media adalah wadah yang tepat dan efektif untuk mendapatkan Brand Exposure secara gratis. Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Bright Local pada tahun 2019, sebanyak 91% konsumen berusia 18-34 tahun mengandalkan review online sebelum melalukan pembelian produk. Hal ini jelas menyiratkan bahwa sosial media merupakan katalog yang tepat untuk mempromosikan produk anda.

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh IAB pada tahun 2013, 90 % konsumen akan membeli brand dari produk yang mereka ikuti di sosial media dan memiliki interaksi yang aktif di dalamnya. Komentar dan engagement yang dibangun melalui konten di sosial media merupakan nilai plus untuk membangun Brand Engagement (kedekatan dari segi brand).

Dengan terciptanya Brand Engagement, kepercayaan partisipan alias konsumen terhadap brand anda akan terus meningkat. Apabila kepercayaan telah terbentuk, perang anda bukan lagi di ‘harga’ tetapi dalam membentuk ‘persepsi’ dan menciptakan loyalitas di dalamnya.

Brand Engagement adalah dialog dua arah dari sebuah brand dengan orang-orang, bisa melalui channel apapun, namun saat ini bertumpu di sosial media. Setiap sosial media memiliki karakteristiknya sendiri dalam meraih engagement. Ada yang menanggapi fenomena viral yang terjadi, adapula yang menciptakan konten viral untuk ditanggapi oleh khalayak netizen.

Brand Engagement juga merupakan sebuah indikator yang sehat untuk menilai keberhasilan usaha anda.Meskipun anda memiliki banyak followers, apabila tidak terjadi interaksi dalam kanal sosial media anda, maka sebaiknya dilakukan evaluasi kembali.